Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia saat ini. Efek yang ditimbulkan oleh perubahan iklim tidak hanya memengaruhi suhu bumi, tetapi juga berimplikasi pada berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah keberadaan terumbu karang. Terumbu karang, yang dikenal sebagai salah satu ekosistem laut yang paling kaya akan keanekaragaman hayati, kini berada di ambang kehancuran akibat pemanasan global dan polusi laut.
Menanggapi hal tersebut, salah satu anak usaha dari PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) telah memulai inisiatif penting dalam konservasi terumbu karang. Melalui program-program berbasis keberlanjutan, mereka berupaya untuk menekan dampak perubahan iklim, terutama yang berdampak pada ekosistem laut.
Program konservasi yang dilakukan oleh anak usaha BUMI melibatkan berbagai pihak, mulai dari ilmuwan, masyarakat lokal, hingga pemerintah. Salah satu fokus utama mereka adalah restorasi terumbu karang yang rusak dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem laut. Program ini juga mencakup upaya untuk memitigasi pemanasan laut dengan menggunakan teknologi dan metode konservasi yang inovatif.
Dampak positif dari program ini tidak hanya dirasakan oleh lingkungan, tetapi juga oleh masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan. Dengan menjaga kelestarian terumbu karang, mereka membantu mendukung keberlanjutan sumber daya alam dan menjaga ketahanan ekonomi berbasis kelautan.
Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana perusahaan besar dapat berperan aktif dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan konservasi alam. Semoga program-program seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sektor swasta lainnya untuk lebih berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan.